Hari ini tepat 1 tahun aku memelihara landak mini. Dari memelihara 1 ekor sekarang punya 4 ekor. Tapi bukan dari hasil breeding sendiri, silahkan baca sendiri sejarah landak mini yang aku pelihara disini.

It’s gonna be a long post! Grab a cuppa dan cemilan deh! šŸ˜€

 

satu tahun memelihara landak mini - duriohduri.com

 

Selama memelihara dalam setahun ini, banyak hal yang aku pelajari mengenai pemeliharaan landak mini:p

 

Very happy,Ā karena udah lumayan banyak juga ya yang aku pelajari, inipun baru sebagian kecil dari masih banyaknya hal-hal yang harus dipelajari dalam memelihara landak mini. Landak mini adalah makhluk hidup yang, sama halnya dengan manusia dan hewan lainnya, juga mengalami masalah kesehatan lainnya. Menurut buku Pet African Hedgehogs, A Complete Guide to Care oleh Kimberly GoertzenĀ selain masalah kulit kering dan jamur yang sudah aku alami ada lagi beberapa masalah kesehatan lainnya yang sering terjadi pada landak mini dan selama aku pelihara belum ngga pernah aku alami: kutu, infeksi saluran pernafasan atas atau URI (Upper Respiratory Infection), infeksi saluran kemih atau UTI (Urinary Tract Infection), kuping sobek (tattered ears), kaki berdarah (bloody feet) karena kebanyakan lari di wheel (yang designnya ada lekukan-lekukan) atau kuku nyangkut di benang atau kandang dll, tumor, abses, kista, obesitas (Dobie obesitas ngga yaaa..), dan penyakit syaraf yang menyebabkan kelumpuhan yang disebut Wobbly Hedgehog Syndrome (WHS).

 

Ada beberapaĀ kesalahan akuĀ saat pertama adopt Dobie.

  1. Aku ngga banyak mencari info mengenai landak mini. Yang akhirnya aku percaya aja sama breedernya dan kasih makan makanan yang ngga jelas apa dan kalaupun itu makanan kucing, mestinya aku bisa nanya itu brandnya apa.
  2. Aku ngga liat langsung kondisi landak mini di tempat breeder tersebut.
  3. Baru nanyain apakah si Dobie itu jantan atau betina keesokan harinya, yang dijawab jantan sama breedernya, padahal Dobie ternyata betina. Mari berpikir positif, mungkin breedernya lupa karena banyak yang adopt landak mininya. Ini kesalahan fatal aku aja, karena ngga datang langsung seperti poin no. 2 dan ngga nanya dari awal.

 

satu tahun memelihara landak mini - duriohduri.com

 

Tidak dipungkiri, pernah terlintas dipikiran untuk breeding landak mini. I mean who doesn’t wanna have cute hoglets?! (hoglets = bayi landak mini)

 

satu tahun memelihara landak mini - duriohduri.com
image from here

 

AlasankuĀ waktu inginĀ breeding bukan untuk mencari keuntungan dari landak mini. Lebih ke arah pengen punya hoglets sendiri dan pengen mempelajari secara langsung juga bagaimana sih prosesnya untuk breeding landak mini. Which now I think very selfish of me to do that.

Tapi dengan berjalannya waktu aku pelihara, aku semakin yakin kalo aku ngga mau dan ngga bisa breeding landak miniĀ karena beberapa alasan pribadi:

  1. Breeder landak mini sudah banyak.
  2. Banyaknya landak mini yang punya nasib mengenaskan yang sampai akhirnya komunitas Rumah Landak Mini pun mencoba membantu dengan me-rescue landak-landak mini tersebut untuk dipulihkan kesehatannya sebelum di adopsi lagi oleh orang-orang yang mau merawat dengan baik.
  3. Semua landak mini betina di rumahku, sudah lewat masanya untuk di breed. Berarti kalaupun mau breed lagi, aku harus adopsi betina lagi dengan kondisi yang sehat dan karakter yang bagus untuk bisa menghasilkan hoglet yang bagus dan sehat. Dan sekarang aku sudah punya 4 landak mini. Aku merasa ngga sanggup untuk memelihara lebih banyak lagi.
  4. Ngga mau kehilangan landak mini kesayangan karena komplikasi saat melahirkan.
  5. Landak mini hewan yang rentan stress. Terutama setelah melahirkan. Kondisi rumahku dengan adanya 4 anak kecil, ngga mungkin sepi.Ā Stress pada saat melahirkan bisa membuat indukan landak mini ngga mau menyusui anaknya
  6. Kalau sampai terjadi indukan menolak menyusui anaknya, berarti aku harus bertanggung jawab untuk kasih susu tanpa laktosa per 2-3 jam sekali ke anak-anak tersebut supaya mereka bertahan hidup. Hal ini sangat sulit pastinya danĀ I don’t think I can handle this kind of situation. Bahkan stress juga bisa membuat indukan landak mini memakan anaknya loh!
  7. Landak mini hewan soliter. Yang artinya nanti kalau ada hogletnya aku harus siap sedia beberapa kandang lagi untuk masing-masing hoglet yang dihasilkan, punya waktu untuk handle semua hoglet supaya terbiasa di handle manusia, yang berarti akan banyak dana, waktu, dan ruangan yang dibutuhkan.Ā Belum lagi karena Ā akan terlalu banyaknya landak mini di rumah, aku bertanggung jawab untuk mencari orang lain yang mau merawat landak mini yang dihasilkan dengan baik.
  8. Terlalu banyaknya hal yang masih perlu dipelajari dimasalah breeding landak mini antara lain; langkah-langkah yang benar untuk mengawinkan landak mini, nutrisi yang dibutuhkan indukan dan hoglet yang dihasilkan nantinya, mengurus hoglet yang induknya menolak untuk menyusuinya, dan banyak hal lainnya lagi.

 

All and all, aku ngga menganjurkan orang yang mau pelihara landak mini langsung beli sepasang karena mau dikawinkan. Coba pelihara 1 ekor dulu, rawat dan berikan kualitas hidup yang bagus untuk 1 ekor itu dulu; kandang yang luas, makanan yang berkualitas, kasih mainan danĀ wheel,Ā rajin handling dan rajin free roam. Hitung berapa banyak waktu dan biaya yang kamu harus keluarkan supaya landak mini yang kamu pelihara tersebut hidup layak, sehat dan happy.Ā Beberapa temanku yang awalnya mau beli sepasang, setelah aku berikan alasan untuk pelihara 1 dulu diatas, akhirnya pun membatalkan keinginannya untuk mengawinkan landak mininya.

Aku tidak melarang (siapa aku bisa larang-larang šŸ¤£) orang lain untuk breeding landak mini, tapi hanya mau memberikan sudut pandang bahwa breeding landak mini tidak mudah dan menguras biaya serta waktu.

Kalau kamu sudah bisa memelihara landak mini dengan benar, mengerti cara mengatasi beberapa masalah kesehatan yang biasa terjadi pada landak mini, merasa sanggup untuk lanjut mempelajari soal breedingĀ dan siap menghandle situasi yang aku ngga sanggup di atas. Then, feel free to do so.

Please keep in mind, landak mini adalah makhluk hidup ciptaan Tuhan, sama dengan kita manusia. Owner danĀ breederĀ mempunyai tanggung jawab yang sangat besar untuk memberikan kehidupan yang layak.Ā 

Anyway, this post is waaayy too long already. Terima kasih kalau kamu sudah baca chit-chat yang super panjang ini šŸ™‚

Ciao!

SaveSave

Leave a Reply